Persiapan Wawancara Kerja dan Hal Yang Seharusnya Tidak Ditanyakan Saat Wawancara Kerja | jadditahu.com

Persiapan Wawancara Kerja dan Hal Yang Seharusnya Tidak Ditanyakan Saat Wawancara Kerja

Baca Juga


persiapan wawancara kerja

persiapan wawancara kerja

Dalam persiapan wawancara kerja baik anda sebagai fresh graduate
maupun yang pernah bekerja pasti tidak pernah lepas dari segala hal yang umumnya dibutuhkan sebelum tes wawancara atau interview.

Untuk mendapatkan pekerjaan yang diidam-idamkan dibutuhkan sedikit banyak perjuangan dan persiapan supaya pekerjaan yang dituju berhasil anda dapatkan. 


Ada beberapa tahapan dan persiapan yang harus anda lewati, dimulai dari mengirim surat lamaran dan CV baik melalui email maupun surat, psikotest, persiapan interview kerja dan pelaksanaannya serta yang terakhir tes kesehatan jasmani atau yang disebut medical check up. 

Meski tidak semua perusahaan mensyaratkan calon pegawainya harus melalui beberapa tahapan diatas, namun soal interview atau wawancara kerja merupakan tahapan paling wajib untuk dilalui untuk menjadi seorang pegawai.


Dalam proses pencarian kerja pasti anda berharap diberi kesempatan untuk mengikuti wawancara kerja di perusahaan idaman. Untuk itu persiapan wawancara kerja dengan sebaik-baiknya itu wajib hukumnya.

Mengapa harus wawancara Kerja ?


Melalui sesi wawancara kerja, para pelamar kerja dapat menunjukkan kualitas, tekad dan kontribusi sebagai pegawai sesuai dengan kebutuhan perusahaan.


Tapi sayangnya, wawancara kerja selama ini dianggap sebagai momok bagi para pencari kerja. 

Wajar dianggap demikian, karena ketika sesi wawancara kerja calon pegawai akan berhadapan langsung dengan calon atasan kita nanti atau user.

Gambaran Umum Persiapan Wawancara Kerja



Persiapan fisik dan mental diperlukan agar proses wawancara kerja berjalan sesuai dengan harapan.



Hapus pemikiran anda tentang segudang materi maupun teori yang harus anda hafalkan, hal terpenting persiapkan wawancara kerja dengan cara menjawab pertanyaan pewawancara dengan santai dan tenang.


Jadi, anda tidak perlu menghafal banyak hal yang bersifat teori Belum lagi anda tidak akan tahu pertanyaan macam apa yang akan dilontarkan pada sesi ini. 


Wawancara kerja tidaklah seseram yang anda bayangkan, justru melalui wawancara kerja anda bisa menunjukkan kelebihan yang anda miliki sesuai dengan kebutuhan perusahaan.


Wawancara kerja memiliki tujuan untuk mengetahui besarnya minat yang anda miliki agar bekerja diperusahaan yang sedang dituju dan mengetahui sifat dan karakteristik anda.


Bukan hanya tutur kata saja yang anda persiapkan dalam wawancara kerja, bahasa tubuh, gerak-gerik, serta ucapan kita juga akan dinilai. Jadi semua haruslah dipersiapkan dengan prima!


Apakah anda akan melaksanakan wawancara kerja hari ini? 



Bagi anda yang memang sedang dalam tahap mencari pekerjaan, berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum wawancara kerja serta apa sih hal yang dilarang untuk ditanyakan saat sedang wawancara pekerjaan. Simak baik-baik ya!


Persiapan Untuk Kedatangan Anda Ke Lokasi Wawancara Kerja 


Keterlambatan karena alasan seperti macet menunjukkan bahwa pelamar kerja tidak siap menghadapi wawancara kerja. 


Bila siap, pastinya hal yang dilakukan adalah survei lokasi wawancara dan menentukan rute paling cepat dan bebas macet menuju tempat wawancara kerja. 


Seperti kata pepatah, banyak jalan menuju roma. 


Begitujuga rute lokasi wawancara umumnya dapat ditempuh dari beberapa rute jalan. Pilihlah jalan yang menurut anda tercepat.


Apabila anda belum tau lokasi tempat wawancara kerja, ada baiknya bertanyalah kepada orang setempat sebelum hari-H pelaksanaan wawancara. Anda bisa bertanya pada ibu-ibu pemilik warung, tukang ojek dll.


Atau bisa juga gunakan aplikasi online penunjuk jalan seperti gogle map atau garmin untuk mempersiapkan rute yang akan dilewati menuju lokasi wawancara kerja. 



Ketahui Gambaran Umum Perusahaan Untuk Persiapan Wawancara Kerja


Indikator lain yang menunjukkan ketidaksiapan pelamar, seperti tidak mengetahui bidang usaha apa yang menjadi kegiatan pokok perusahaan.


Hal ini mengindikasikan pelamar kurang berminat dalam pekerjaan yang dilamarnya serta tidak melakukan riset tentang perusahaan dan deskripsi pekerjaan menyangkut lowongan yang dibutuhkan.


Selain itu, pencari kerja yang tidak menunjukkan antusiasme atau tidak mengajukan satu pun pertanyaan tentang pekerjaan atau perusahaan yang dilamarnya juga bisa dibuang dari daftar kandidat.


Untuk itu, cari tahulah kepada teman atau saudara yang pernah bekerja disitu mengenai gambaran secara umum perusahaan agar persiapan wawancara kerja anda sebaik mungkin dilakukan.


Persiapan Penampilan Terbaik Untuk Wawancara Kerja


Bagaimanapun perusahaan melihat baik atau buruk kepribadian anda tidak terlepas dari penampilan serta persiapan wawancara kerja anda dalam segala aspek, apakah anda termasuk tipe orang yang rapi atau tidak, penampilanlah yang dilihat pewawancara dalam mencerminkan kepribadian anda.


Pewawancara biasanya memerhatikan detail penampilan kandidat pegawai mereka, bahkan hingga sepatu yang anda kenakan.


Hindari penampilan berantakan dan tidak bersih.


Tidak perlu berdandan mewah dengan pakaian yang baru anda beli hanya karena suatu sesi wawancara kerja. Cukup kenakan pakaian yang layak dipakai, rapi dan juga bersih. 


Jangan lupa semir sepatu anda, karena sepatu yang belum tersemir bisa dianggap pribadi yang mengabaikan detail dan tidak menghargai dirinya sendiri.


Semprotkan parfum agar anda tampak lebih segar dan wangi. Persiapan wawancara kerja bukan hanya soal 



Tumbuhkan Rasa Percaya Diri Anda Untuk Menghadapi Wawancara 

Percaya diri disini, dalam artian menunjukan bahwa anda memiliki rasa antusias yang tinggi untuk dapat bergabung di perusahaan yang sedang anda tuju.


Anda harus yakin bila nanti diterima bekerja diperusahaan tersebut anda akan bekerja dengan sebaik mungkin untuk kemajuan perusahaan.



Persiapan Doa Kepada Tuhan YME Sebelum Wawancara Kerja



Tidak ada yang lebih baik selain berdoa kepada Sang Pencipta, semua sudah anda lakukan dengan baik, persiapan sebelum berangkat

wawancara kerja hingga wawancara selesai dilakukan, anda hanya perlu berdoa agar semua yang anda harapkan bisa terwujud.


Hal-Hal Yang Perlu Dihindari Saat Wawancara Kerja


Hindari Berbuat Tidak Sopan Saat Wawancara Kerja

Berbicara panjang lebar menceritakan tentang diri anda sendiri tanpa memberi kesempatan pewawancara menyela dan mengajukan pertanyaan bisa dianggap tidak sopan. 

Begitu juga tidak menjaga table manner saat diajak wawancara.


Bagaimanapun juga suatu perusahaan lebih membutuhkan pekerja yang bukan hanya bekerja keras namun juga memiliki sopan santun. 


Tunjukkan sikap sopan anda ketika wawancara kerja dilakukan. Saat masuk pertama masuk keruangan wawancara, sodorkan tangan anda terlebih dahulu untuk berjabat tangan dengan mantab untuk mengesankan anda sebagai pribadi yang tegas.


kemudian posisikan duduk sempurna dan tidak terkesan lemah seperti tidak memiliki rasa percaya diri. 

Tatap matanya ketika mendengarkan dia bicara dan juga saat anda berbicara. Jangan gugup karena hal ini bisa menggaggu konsentrasi anda.



Tunjukkan Tanggung Jawab Saat Wawancara Kerja




Pada saat wawancara jangan menanyakan apa saja hal-hal yang anda dapatkan jika menjadi pegawai disitu. 

Hal itu akan dijelaskan nanti apabila anda sudah diterima, jika menanyakan fasilitas anda akan cenderung dianggap melalaikan tugas dan kewajiban serta fokus pada apa yang akan didapatkan.

Kandidat yang hanya mencari fasilitas kerja yang akan didapatkannya akan membuat pewawancara tidak berminat lagi untuk mempekerjakannya.



Mengajukan Pertanyaan Salah Ketika Wawancara Kerja 


Perusahaan baru memiliki kelebihan dan kekurang. Kelebihan dalam hal ini jika diterima kemungkinan anda akan langsung diangkat sebagai pegawai tetap.



Sedangkan dalam hal kekurangan menjadi pegawai di perusahaan yang baru dirintis berarti kerja keras membesarkan dan mengembangkan perusahaan, bukan langsung mengejar jabatan tinggi atau gaji besar.



Jangan tanya berapa besar yang anda terima menyangkut permintaan gaji yang terlalu besar atau jabatan yang terlalu tinggi di perusahaan yang baru startup.



Ketika Wawancara Jangan Menjadi Elite




Tetaplah menjadi pribadi yang santun dan sopan. Jangan tunjukan kesombongan anda meskipun anda memiliki banyak kelebihan, katakan semuanya dengan jujur apa adanya.


Bahwa sanya anda sangat membutuhkan kerja dan ingin bekerja dengan baik diperusahaan ini.


Baru mau mengikuti interview tetapi sudah tidak sopan kepada resepsionis atau office boy (OB) di kantor? Siap-siap saja tidak diterima


Menjelek-jelekkan Kantor Lama Saat Sesi Wawancara Kerja



Boleh saja anda tidak puas dengan kantor lama anda, tapi saat wawancara kerja berlangsung jangan membicarakan hal yang bersifat menjelekkan kantor lama anda.

Setiap tempat kerja memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jangan sampai karena pendapat negatif anda, mempengaruhi pemikiran pewawancara ketika sesi wawancara.

Ini merupakan kesalahan besar bila ada lakukan ini pada saat wawancara kerja karena menjadi lampu merah bagi manager HRD untuk menolak anda.



Lupa Berterima Kasih Setelah Wawancara Kerja Selesai

Dan yang terakhir ketika sesi wawancara kerja selesai, jangan lupa berterima kasih karena sudah diundang untuk wawancara.

Terimakasih setelah wawancara selesai merupakan bentuk penghargaan kepada perusahaan yang telah meberikan kesempatan anda untuk diawancara dalam proses penerimaan karyawan.

wawancara adalah langkah penting sebelum anda diterima atau ditolak oleh perusahaan.

Pewawancara bisa jadi hilang minat jika kandidat lupa menjabat tangan dengan erat dan berterima kasih usai wawancara. 

Pertanyaan yang Tidak Boleh Ditanyakan Ketika Wawancara Kerja

Disadari maupun tidak, banyak calon pekerja tidak sadar melakukan hal-hal yang justru membuat pewawancara atau bahkan manajer HRD tidak berminat padanya. Pastikan Anda tidak melakukannya ketika menjalani interview kerja.


Hal-Hal Yang Tidak Seharusnya Ditanyakan


Menanyakan Gaji Ketika Wawancara Kerja

Ini lah tujuan kita bekerja, yaitu mengejar rupiah.

Meskipun memang merasa ingin tahu berapa rupiah yang kita dapatkan tiap bulannya bila berhasil mengisi posisi yang sedang ditawarkan, akan tetapi pertanyaan mengenai gaji belum pantas anda tanyakan saat wawancara kerja.

Anda akan terkesan hanya mengejar uang belaka bila dari awal wawancara sudah anda tanyakan mengenai persoalan diatas.

Alih-alih mendapatkan jawaban nominal gaji, saat wawancara kerja pewawancara justru akan membalikkan pertanyaan anda dengan bertanya balik "berapa nominal gaji yang anda inginkan?"

Jangan buru-buru ingin tau tentang gaji bulanan, diterima kerja saja belum tapi anda sudah mendahului membicarakan tentang gaji saat wawancara kerja.

Masalah penghasilan bisa dibicarakan setelah wawancara selesai dilewati. Ketika surat kontrak sudah anda pegang  dan siap anda tanda tangani.

Malahan ketika proses tanda tangan kontrak kerja, anda dapat mendapatkan informasi lebih lanjut bukan hanya mengenai gaji tetapi mengenai tunjangan kesehatan, kompensasi, dan lain sebagainya. Dan jangan lupa untuk negosiasi gaji agar mendapatkan nilai yang diharapkan atau paling tidak mendekati.



Bertanya Tentang Waktu Cuti Ketika Wawancara


Cuti merupakan hak dari setiap pekerja atau karyawan, tapi pertanyakan hal ini di saat yang tepat.  Jangan ditanyakan proses wawancara kerja.

Belum tentu anda lolos tes berikutnya tetapi sudah bertanya kapan waktu cuti dan dapat berapa hari selama satu tahun.

Anda akan di cap sebagai pribadi yang tidak pekerja keras dan hanya menunggu waktu libur saja.


Tanya Ruangan Kerja Pribadi



Pertanyaan yang satu ini menunjukkan ke-eksklusifan anda sebagai pelamar kerja. Hal ini membuat kesan bahwa anda tidak mampu bekerja bersama apabila bekerja apabila ruangan tidak disendirikan, dan dianggap sebagai individu yang individualis.

Pertanyaan tentang lama waktu istirahat

Mengenai jam kerja anda, semuanya pasti akan dijelaskan ketika anda sudah diterima menjadi karyawan.

Hindari pertanyaan tentang jam kerja sewaktu wawancara kerja.

Sepertinya hal itu kurang pantas bila anda masih dalam tahap wawancara, anda sudah bertanya waktu kerja dan waktu istirahat yang ditentukan.

Pewawancara bisa saja menganggap anda sebagai pekerja yang kurang tangguh dalam bekerja dan sedikit-sedikit ingin istirahat.


Hindari Semua Pertanyaan Yang Dimulai Dengan “Mengapa?” Sewaktu Wawancara



Pertanyaan yang anda ajukan yang diawali dengan kata mengapa cenderung bersifat menuduh dan terkesan anda kurang sependapat terhadap topik wawancara yang dibicarakan ataupun anda kurang setuju terhadap pendapat pewawancara.

Hal ini dapat membuat anda dianggap sebagai suatu ancaman oleh orang lain atau malah menjadi musuh pada tempat kerja atau public enemy.

Bertanya “Kapan saya untuk mendapatkan promosi?”

Promosi biasanya didapatkan karena anda dinilai bekerja keras dan memiliki kinerja yang dinilai baik oleh perusahaan.

Maka, pertanyaan mengenai jangka waktu yang diperlukan untuk bisa mendapatkan promosi jabatan dinilai sangat tidak tepat bila dilontarkan ketika sesi wawancara kerja berlangsung.

Tunjukkan saja performa terbaik anda dan bekerjalah dengan sungguh-sungguh, jika dinilai bagus, promosi jabatan yang lebih tinggi pastinya lebih cepat menanti anda.

Wawancara kerja merupakan ajang anda untuk ‘berpromosi’. Jangan sampai anda coreng dengan pertanyaan-pertanyaan kurang sesuai yang membuat pewawancara memblacklist nama anda dari list calon karyawan yang lolos ke tahap berikutnya.

Nah, demikian ulasan mengenai semua hal tentang persiapan wawancara kerja, sebaiknya anda jalankan uraian diatas wawancara anda bisa berjalan sesuai harapan dan keinginan. Semoga bermanfaat.







0 Response to "Persiapan Wawancara Kerja dan Hal Yang Seharusnya Tidak Ditanyakan Saat Wawancara Kerja"

Post a Comment