Hutan Mangrove jogja, Kulon Progo - Berwisata sambil Melestarikan Ekosistem Sekitar | jadditahu.com

Hutan Mangrove jogja, Kulon Progo - Berwisata sambil Melestarikan Ekosistem Sekitar

Baca Juga


Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com

Hutan Mangrove jogja, Kulon Progo - Berwisata sambil Melestarikan Ekosistem Sekitar.

Jogja memang jadi salah satu destinasi wisata sangat dikenal di Indonesia. Jika boleh dibilang, Jogja memang paling komplit mempunyai berbagai paket liburan. Sobat travelers yang mencari gunung, pantai, candi, sampai bangunan peninggalan sejarah semua terdapat di kota Gudeg ini.

Selama ini Kabupaten Kulonprogo kerap diabaikan wisatawan yang berkunjung ke wilayah Jogyakarta. Kebanyakan sobat travelers lebih memilih untuk menyambangi Bantul, Sleman ataupun Gunungkidul.

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Padahal, bila mau sedikit bertualang sobat bisa temukan spot-spot destinasi lain yang tak kalah menarik dan tentunya instagramable.

Setelah Hutan Kali biru yang lebih duluan menuai gelar hits, Kabupaten Kulonprogo sebagai salah satu kabupaten yang ada di provinsi DIY punya satu lagi destinasi tujuan wisata bernuansa "hutan" lainnya yang tidak kalah seru.

Yap, ada Hutan Mangrove di Kulonprogo yang  baru-baru ini telah jadi salah satu tujuan wisata primadona baru warga Jogja dan sekitarnya.

Hutan mangrove ini berlokasi di Pantai Congot, Desa Pasir Mendit, jangkaran, Kabupaten Kulonprogo. Terletak di tepian anak Sungai Bogowonto, jika dari Kota Yogyakarta bisa sobat travelers tempuh kurang lebih 1,5 jam. Hutan mangrove ini juga dikenal dengan nama Hutan Mangrove Wana Tirta.

Jogja memang jadi salah satu magnet menarik bagi para wisata, karena daerah istimewa ini selalu menghadirkan destinasi wisata baru dan menarik buat sobat travelers kunjungi.

Hutan Mangrove Pantai Wana Tirta Congot adalah salah satu daerah yang saat ini sedang bersolek agar semakin terlihat potensi wisatanya. Bila selama ini destinasi wisata yang dikenal adalah Pantai Trisik dan Pantai Glagah Indah, ternyata di sebelah baratnya terdapat satu wisata baru yang amat eksotis yaitu Hutan Mangrove Wana Tirta ini.

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Ketika masuk area hutan mangrove ini, sobat travelers akan disambut dengan jembatan unik terbuat dari bambu yang merupakan akses utama untuk masuk ke kawasan wisata hutan mangrove. Ketika jalan di atas jembatan, tidak jarang sobat travelers melihat kepiting bakau, sumpil dan juga ikan glodog yang ekosistenya memang cocok berada di hutan ini.

Yaps, sesuai namanya destinasi ini memang menawarkan pesona alam berupa hutan bakau atau mangrove.

Telisik punya telisik ternyata lokasi dari Hutan Mangrove Kulon Progo tidak terletak di daerah Pantai Congot tapi sudah masuk daerah Pasir Mendit Kecamatan Temon, Kulon Progo.

hal inilah yang membuat kunjungan pertama kami cukup mengecewakan karena ketika ke Pantai Congot ternyata tidak terdapat tanaman bakaunya, tetapi yang ada cuma pantai landai berpasir hitam dan hanya sedikit terdapat pohon cemara.


Lokasi Hutan Mangrove Wana Tirta Kulon Progo

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Sesuai yang jadditahu sampaikan diatas sebenarnya lokasi dari Hutan Mangrove yang sekarang lagi trend ini bukan di Congot, melainkan dekat dengan Pantai Congot, kurang lebih ke arah barat 15 menit perjalanan dari congot. Berada di Dusun Pasir Mendit, Ds Jangkaran, Kec Temon Kabupaten Kulon Progo jogyakarta. Lokasinya ada tepat di sebelah barat Sungai Bogowonto.


Rute menuju Hutan Mangrove Wana Tirta Kulon Progo

Apabila sobat travelers dari arah kota Jogja, ambil arah menuju Jalan Wates kemudian lurus saja mengikuti jalannya sampai di Patung Nyi Ageng Serang, Nah setelah dari situ sobat ambil jalan ke arah Purworejo kemudian lurus terus lewat Terminal Wates. Setelah itu  lurus lagi 10 km sampai lewat rumah makan Padang "Murah Meriah" (tempatnya lumayan gede sih).

setelah itu akan terdapat pertigaan yang bentuk huruf Y kemudian ambillah arah belok kiri sampai bertemu Jembatan Congot. Setelah itu ambil arah barat kurang lebih 100 meter sebelah kiri jalan akan ada papan bertuliskan Dusun Pasir Mendit, masuk ke jalan dan dipinggiran jalan terdapat banyak penunjuk arah menuju ke lokasi Hutan Mangrove, Kulon Progo.

Sobat Travelers juga bisa menggunakan aplikasi google maps untuk memudahkan mencari lokasinya. Lihat lokasinya di sini ya guys!



Keindahan Hutan Mangrove Pasir Mendit Temon

Keberadaan Hutan Mangrove memang tidak hanya satu satunya berada di lokasi ini tetapi Hutan Mangrove Kulon Progo merupakan salah satu potensi pariwisata yang sedang dikembangkan menjadi salah satu destinasi unggulan. Keberadaan hutan mangrove menawarkan sesuatu yang berbeda karena memang sangat jarang hutan mangrove dijumpai sepanjang  pesisir pantai selatan.

Memang belum terlalu luas sih areanya, tetapi meskipun begitu sobat travelers akan terpuaskan dengan indahnya pemandangan alam yang dijamin akan berbeda dan jarang sobat temui di pantai.

Di sepanjang tepian Keindahan Hutan Mangrove dapat sobat nikmati dengan berjalan-jalan di atas jembatan bambu yang memanjang pada tepinya, dan juga terdapat jalan menelusup ke tengah hutannya khas obyek wisata Hutan Mangrove.

Sejak jaman dahulu tempat ini memang sudah menjadi ekosistem mangrove alami, tapi Hutan Mangrove Wana Tirta sempat mengalami kerusakan parah karena penebangan liar. Warga dahulu sering melakukan penebangan pohon mangrove untuk dijadikan sebagai media kayu bakar.

Mengingat keberadaan mangrove atau pohon bakau dipandang penting sebagai benteng penjaga daerah pesisir dari pelindung abrasi air laut, maka secara bertahap dari tahun 1989 sekelompok orang berinisiatif melakukan penghijauan kembali kawasan ini. Mereka kemudian mulai menanam beragam jenis mangrove di tepian Sungai Bogowonto.

Kemudian barulah mulai terlihat hasil kerja keras mereka, rimbunnya pohon mangrove berderet-deret sudah berdiri di bantaran sungai. Pohon mangrove mulai rimbun dan membentuk seperti lorong pada titik-titik tertentu, dan dijadikanlah tempat ini sebagai tempat wisata.

Saat ini dengan semakin ramainya wisata Hutan Mangrove pengelola berharap kedepannya bisa memberikan nuansa wisata baru bertema edukatif untuk para pengunjung untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarikan kawasan pantai dengan cara menambahkan sesi penanaman Mangrove dalam paket wisata dan disertakan juga informasi tentang fungsi dari hutan tersebut.

Meskipun begitu beberapa pihak ada juga yang menyayangkan, dalam pembukaan kawasan ini untuk umum karena di sisi lain hal ini memperbesar resiko rusaknya ekosistem bila para pengunjung tidak menyadari pentingnya kawasan hutan mangrove.


Harga Tiket Masuk Hutan Mangrove Wana Tirta Kulon Progo Jogjakarta

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Sobat travelers hanya perlu membayar Rp 3.000  untuk harga tiket masuk wisata hutan mangrove Kulon Progo, tiket itupun nanti oleh panitia akan digunakan untuk keperluan pengembangan lokasi meskipun untuk saat ini bisa dibilang sudah cukup kekinian. Dalam hal parkir kendaraan, kamu Cuma harus bayar Rp 2.000 untuk karcis sepeda motor dan Rp. 5.000 untuk kendaraan roda 4. Tentu sebuah harga yang amat terjangkau atau lebih cocoknya murah bila dibandingkan dengan keindahan yang akan sobat travelers jumpai disini.

Lokasi: Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kode Pos : 55654.
Harga Tiket Masuk: 3.000
Jam Operasional: 24 Jam
Telefon: (0274) 587486

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Apa Saja Aktifitas yang Bisa dilakukan di Hutan Mangrove Wana Tirta Kulon Progo

Naik Perahu Berkeliling

Di lokasi wisata ini sudah ada perahu yang bisa digunakan untuk mengantar para pengunjung berkeliling menikmati pesona dari hutan mangrove Kulon Progo dari atas air. Jika kamu pengen rasain serunya sensasi wisata menyusuri anak Sungai Bogowonto sampai dekat muara menggunakan perahu, cukup mengeluarkan biaya Rp 5.000 untuk tarif tiap orang. Nah murah meriah bukan.

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Dengan naik perahu berkeliling maka sobat akan melihat view hutan yang beda dari sungai. Selama berkeliling sobat akan berjumpa panorama cantik khas daerah pesisir mulai dari tambak udang, ladang warga, hutan bakau, sampai pasir pantai.


Jalan ke Hutan Mangrove

Sobat travelers bisa menuju ke Hutan Mangrove yang punya pesona alam yang asri. Banyak spot untuk berfoto yang unik dan epik, tentunya dengan hijaunya pepohonan mongrove yang rindang sebagai latar belakang bisa jadi salah satu aspek yang pas.

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Sobat travelers sebaiknya membawa lotion anti nyamuk, karena disini sangat lembab dan juga untuk menghindarkan diri dari gigitan nyamuk. Untuk kesana ada jembatan titian dari bambu. Jembatan inilah yang dikenal dengan nama Jembatan Siapi-api.

Sobat jangan bayangkan tempat ini sepertihalnya hutan bakau lebat yang banyak dipenuhi dengan beragam jenis satwa endemik seperti halnya hutan mangrove yang ada di luar pulau Jawa. Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulon progo ini punya pohon bakau yang tidak terlalu besar dan luasnya yang terbilang kecil. Meski demikian hutan  ini terasa sejuk bila dibandingkan dengan kondisi udara di pesisir.

Menyurusi sepanjang jalan setapak kayu yang sengaja dibangun antara pepohonan rimbun akan jadi salah satu aktivitas yang menyenangkan.

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Di beberapa spot ada ayunan yang bisa sobat gunakan. disela jalan kayu di antara rimbunya pohon mangrove.


Hunting foto selfi di berbagai spot menarik dari bambu

Tidak lengkap rasanya bila mengunjungi destinasi wisata tanpa photo selfie, Hutan Mangrove Wana Tirta Kulonprogo adalah lokasi yang wajib didatangi banyak terdapat spot keren yang instagramable.

Mulai dari ayunan pohon yang rimbun, gazebo, titian bamboo, sampai spot-spot menarik yang sayang untuk kamu lewatkan untuk berselfi. Sebelum masuk menuju hutan Mangrove, ada Jembatan Siapi-api yang terbuat dari bambu yang bisa jadi spot menarik untuk turut dijadikan spot selfi.

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Adapula spot jalan berbentuk cinta atau love yang sangat unik buat dilewatkan berfoto.

Spot menarik yang lain ialah titian segitiga yang disampingnya terdapat gardu pandang. Di sini para wisatawan bisa mengambil foto dari area tersebut. Ada hal unik lain di Mangrove Kulon Progo, terdapat spot gembok cinta berisi macam-macam kata cinta ala kids jaman now, mungkin hampir sama dengan lokasi bertema serupa yang ada di Korea Selatan.

Di beberapa tempat terdapat gardu pandang untuk memudahkan para wisatawan melihat panorama hutan mangrove dan pantai pasir sekitarnya. Tidak jauh dari situ sobat travelers  bisa langsung menuju ke salah satu spot andalan disini.

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Nah disini kamu bisa temukan replika menara Eiffel yang terbuat dari bambu setinggi kurang lebih 10 meter. Maka tidak heran bila para wisatawan harus rela mengantri untuk selfi dengan landscape menarik di sekitar menara ini.

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Di sebelah barat dari replika menara Eiffel ini, ada lagi spot foto kupu-kupu dengan bentuknya seperti sayap kupu-kupu yang warna-warni.


Menanam Pohon Bakau

Sebagai ekosistem tanaman bakau alami yang masih tersisa di Jogja, areal Hutan Mangrove Wana Tirta Kulonprogo ini juga dijadikan untuk  sarana konservasi bagi kelompok Wanatirta.

Penanaman tanaman bakau muda dilakukan guna menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari dan terjaga dari gerusan abrasi gelombang air laut.

Bila sobat merasa tertarik untuk turut melakukan aktivitas konservasi dan pengen melakukan aksi nyata penanaman pohon bakau, kamu bisa langsung menghubungi bagian pengurus Hutan Mangrove Wana Tirta Kulonprogo untuk  berkoordinasi lebih lanjut.

Dengan senang hati Pengurus akan menyediakan bibit mangrove bagi komunitas yang ingin berkontribusi dalam usaha ekosistem alam di tempat ini.
Bersantai di Pantai Pasir Kadilangu
 
Ketika banyak wisatawan yang memadati Hutan Mangrove Wana Tirta Kulonprogo sehingga membludak, sobat sebaikinya segera mencari alternatif lain, jangan buru-buru pulang ya guys!

Menujulah dan menyeberang Jembatan Siapi-api kemudian ambil arah lurus lewat tambak udang, di ujungnya sudah menanti pantai yang luas sebagai tempat alternatifnya.

Pantai ini adalah bernama Pantai Pasir Kadilangu. Di sini ada beberapa gubug sederhana yang bisa kamu gunakan sebaigai beristirahat serta berteduh melepas lelah. Ada pula ayunan dari kayu yang tegak berdiri di atas pasir. Sobat travelers bisa coba untuk naik diatasnya sambil menikmati pemandangan pantai. Karena ombak di Pantai Pasir Kadilangu lumayan cukup besar, maka pengunjung sangat disarankan untuk tidak mandi di area ini.

Fasilitas di Hutan Mangrove Kulon Progo

Meski belum tersedia fasilitas yang mumpuni, tetapi Hutan Mangrove Kulon Progo telah menyediakan fasilitas minimal umum yang sifatnya wajib ada, yakni berupa area parkir yang luas, warung makan, tempat sampah yang memadai, toilet serta sarana ibadah (mushola), jangan lupa untuk menyempatkan beribadah ya guys di sela-sela berlibur karena wajib hukumnya 5 waktu.


Tips ketika berlibur ke Hutan Mangrove

Jika sobat travelers berencana liburan ke sini, jadditahu menyarankan untuk berkunjung ketika pagi ataupun sore hari. Karena ketika siang hari hutan mangrove akan terasa amat panas. Apalagi ketika sinar mentari sedang terik teriknya.

Hutan Mangrove jogja, hutan mangrove wana tirta, tiket masuk hutan mangrove kulon progo

Hutan Mangrove jogja - instagram.com


Baiknya berkunjung di sore hari karena selain tidak terik ada pula tambahan keindahan sunset yang bisa kamu nikmati.

Para pengunjung juga tidak diperbolehkan untuk memancing di area ini.

Sobat yang ingin masuk ke dalam hutan mangrove, jangan lupa memakai lotion anti nyamuk oles supaya terhindar dari gigitan nyamuk nakal hehe...

Judul : Hutan Mangrove jogja, Kulon Progo - Berwisata sambil Melestarikan Ekosistem Sekitar.

0 Response to "Hutan Mangrove jogja, Kulon Progo - Berwisata sambil Melestarikan Ekosistem Sekitar"

Post a Comment